Bila kebosanan datang dan kerja menjadi tidak produktif, ada banyak cara untuk mengurangi kejenuhan itu. Mulailah melakukan hal-hal yang kreatif berikut ini:
Buat polling, karyawati cewek mana yang paling cakep.
Bermeditasi, setelah sholat dzuhur jangan dulu buru-buru balik ke kantor, tunggulah hingga sholat aszhar selesai.
Gigit-gigit jari tanganmu. Gigit jari kakimu juga, kalo jari2 tangan udah abis.
Geser dan ubah posisi meja dan kursi di ruangan.
Perhatikan ekspresi-ekspresi wajah teman-teman kantor ketika sedang bekerja. Coba ikuti dengan ekspresi wajahmu sendiri.
Coba hack komputer server.
Buat perhitungan asal-asal di kalkulator, lalu coba telepon nomor hasil perhitungan itu.
Gangguin tamu atau pegawai kantor lain yang sedang berkunjung.
Coba buka aplikasi software sebanyak-banyaknya dikomputermu. Hitung berapa maksimum yang dapat terbuka sebelum komputernya hang.
Hapus file-file ke Recycle Bin atau Trash, lalu restore kembali. Ulangi proses ini sampai bosan.
Lihat wajah teman kantor, lalu coba bayangkan bentuk wajahnya pada waktu masih berumur 5 tahun.
Buat suara berisik dengan kursi, meja, tangan, dan lain-lain.
Coba masuk ruangan direktur, kemudian tanyakan “apa bapak memanggil saya?”. ulangi sampai direktur mengirimi mu surat
Selamat mencoba!
Entri Populer
-
Saudaraku, dikesempatan ini saya hanya ingin berbagi sedikit cerita tentang kedahsyatan dari bermesraan dengan Allah SWT hanya dengan melaks...
-
Gak tau kenapa, tiba-tiba aja gue kepengen banget nulis tentang Pejompongan dan Bendungan Hilir, tempat dimana gue ngabisin masa kecil hingg...
-
Peristiwa berdarah di era Orba ini terjadi tiga puluh enam tahun yang lalu. Ya! tepatnya 15 Januari 1974, di mata masyarakat Indonesia waktu...
-
Kelebihan-kelebihan Teknis Dan Non-Teknis Dari si Orange Bajaj : 1. Mulai dari Bajaj keluaran tahun jebot sampai yang paling mutakhir (kalau...
-
Banyak Akses jalan di belahan bumi ini masih menggunakan aspal, aspal yang berasal dari minyak bumi ini adalah produk turunan dari propan di...
-
Kehadiran Metro Mini dan Kopaja di Jakarta telah memberi warna kepada kehidupan dan aktivitas warga Jakarta. Tidak sedikit yang membutuhkan ...
-
Pemukiman Baroe Di Djalan Widjaja Kebajoran (gambar atas), setelah sukses dengan pembangunan pemoekiman elite di daerah Menteng (oleh Beland...
-
Komunikasi melalui telepon selular baik bicara langsung maupun via sms bila telah terjadi salah sambung, atau dapat sms yang isinya gak terl...
-
Sangat menarik ketika mencoba mencermati Surah Al Kahfi (18) (Penghuni Gua), khususnya pada Ayat 63 – 78. Pada surah ini adalah tak lain ada...
-
Saudaraku yang budiman dan bijaksana, selain guyonan yang kerap saya sampaikan semata untuk saling memberikan hiburan, namun rasanya perlu j...
Rabu, 16 Maret 2011
Perasaan Bersalah Sang Tentara Ketika Bertugas
Seorang pensiunan tentara mendatangi seorang ulama
untuk menceritakan kegelisahan hatinya. Ulama itu
dengan senang hati menerimanya.
“Apa masalahnya saudaraku?”, kata sang ulama dengan
nada lemah lembut.
“Begini Aa. Dulu sekali, di masa awal pecahnya
konflik dengan GAM, saya bertugas di Aceh. Suatu
hari seorang wanita mendatangi saya. Rupanya dia
itu tentara GAM yang sedang dikejar-kejar tentara
kita.
Dia sangat ketakutan dan memohon agar saya menolong
dia, kalau tidak dia akan mati dibunuh. Salahkah
saya kalau menolong dia Aa, walaupun waktu itu dia
pihak musuh?”
“Oh tentu tidak, Saudaraku. Kalau untuk
menyelamatkan nyawa manusia, itu adalah perbuatan
baik”
“Terima kasih Aa. Saya memang menolong dia.
menyembunyikan dia di loteng rumah tempat saya
tinggal”.
“Bagus sekali perbuatanmu Saudaraku. Lalu kenapa
kok hatimu gelisah?”
“Masalahnya Aa, selama dia bersembunyi, saya jadi
tergoda. Wanita itu sangat berterima kasih atas
pertolongan saya, jadi dia mau melakukan apa saja.
Akhirnya kami melakukan hubungan badan Aa, dan itu
berlangsung terus”
Aa terlihat merenung beberapa saat. “Hm…ini memang
masalah moral yang pelik. Saat itu memang saat yang
sulit. Keadaan membuat kalian berduaan dalam waktu
lama.
Itu memang salah, tapi di lain pihak dia akan mati
kalau kamu usir dari sana. Tapi Aa percaya
perbuatan baikmu lah yang lebih besar dari pada
kesalahanmu, dan kamu akan mendapat pahala darinya”
“Oh terima kasih Aa…lega sekali saya mendengarnya”,
kata mantan tentara itu, “Aa, bolehkah saya
bertanya satu hal lagi?”
“Silahkan Saudaraku”, sahut Aa.
“Apakah menurut Aa sebaiknya saya beritahu dia,
kalau konflik Aceh sudah berakhir?”
untuk menceritakan kegelisahan hatinya. Ulama itu
dengan senang hati menerimanya.
“Apa masalahnya saudaraku?”, kata sang ulama dengan
nada lemah lembut.
“Begini Aa. Dulu sekali, di masa awal pecahnya
konflik dengan GAM, saya bertugas di Aceh. Suatu
hari seorang wanita mendatangi saya. Rupanya dia
itu tentara GAM yang sedang dikejar-kejar tentara
kita.
Dia sangat ketakutan dan memohon agar saya menolong
dia, kalau tidak dia akan mati dibunuh. Salahkah
saya kalau menolong dia Aa, walaupun waktu itu dia
pihak musuh?”
“Oh tentu tidak, Saudaraku. Kalau untuk
menyelamatkan nyawa manusia, itu adalah perbuatan
baik”
“Terima kasih Aa. Saya memang menolong dia.
menyembunyikan dia di loteng rumah tempat saya
tinggal”.
“Bagus sekali perbuatanmu Saudaraku. Lalu kenapa
kok hatimu gelisah?”
“Masalahnya Aa, selama dia bersembunyi, saya jadi
tergoda. Wanita itu sangat berterima kasih atas
pertolongan saya, jadi dia mau melakukan apa saja.
Akhirnya kami melakukan hubungan badan Aa, dan itu
berlangsung terus”
Aa terlihat merenung beberapa saat. “Hm…ini memang
masalah moral yang pelik. Saat itu memang saat yang
sulit. Keadaan membuat kalian berduaan dalam waktu
lama.
Itu memang salah, tapi di lain pihak dia akan mati
kalau kamu usir dari sana. Tapi Aa percaya
perbuatan baikmu lah yang lebih besar dari pada
kesalahanmu, dan kamu akan mendapat pahala darinya”
“Oh terima kasih Aa…lega sekali saya mendengarnya”,
kata mantan tentara itu, “Aa, bolehkah saya
bertanya satu hal lagi?”
“Silahkan Saudaraku”, sahut Aa.
“Apakah menurut Aa sebaiknya saya beritahu dia,
kalau konflik Aceh sudah berakhir?”
Keluarga Besar Pemabuk
Shererville: Polisi Schererville, negara bagian Indiana, Amerika Serikat, kesulitan mencari anggota keluarga yang tidak mabuk dan bisa dipercaya membawa bayi berusia satu tahun pulang ke rumah.
Awalnya polisi menangkap seorang ibu ngebut pada akhir pekan lalu. Ternyata ia menyetir dalam keadaan mabuk padahal ia membawa bayi yang baru berusia setahun. Jadi si ibu berusia 24 tahun itu ditahan. Tapi bayinya tentu tidak bersalah sehingga polisi menelpon ayah si bayi. Polisi meminta bayinya dibawa pulang, diambil dari kantor polisi. Si ayah datang. Tapi, seperti istrinya, ternyata ia juga dalam kondisi mabuk. Jadi, polisi juga menangkap si suami dengan tuduhan menyetir sambil mabuk.
Persoalan si bayi belum selesai. Polisi kemudian menelpon kakek dan nenek si bayi, lagi-lagi persoalan juga belum selesai, ternyata si kakek dan nenek juga datang dalam keadaan mabuk. Si kakek mabuknya parah. Tidak dijelaskan ia ditahan atau tidak. Sedang kadar alkohol si nenek masih dalam kadar yang diizinkan sehingga bayinya diserahkan kepadanya. Meski begitu, polisi tidak sepenuhnya percaya sehingga polisi mengawal si nenek pulang dengan bayi sampai rumah. Setelah tiba dirumah, dihadapan polisi pengawal tiba-tiba si bayi berseru dengan bau alkohol dimulutnya….”WHUUEENNAAKK GIILLAAKK!!!”
Polisi : “Gubrakkkk!!!”
Awalnya polisi menangkap seorang ibu ngebut pada akhir pekan lalu. Ternyata ia menyetir dalam keadaan mabuk padahal ia membawa bayi yang baru berusia setahun. Jadi si ibu berusia 24 tahun itu ditahan. Tapi bayinya tentu tidak bersalah sehingga polisi menelpon ayah si bayi. Polisi meminta bayinya dibawa pulang, diambil dari kantor polisi. Si ayah datang. Tapi, seperti istrinya, ternyata ia juga dalam kondisi mabuk. Jadi, polisi juga menangkap si suami dengan tuduhan menyetir sambil mabuk.
Persoalan si bayi belum selesai. Polisi kemudian menelpon kakek dan nenek si bayi, lagi-lagi persoalan juga belum selesai, ternyata si kakek dan nenek juga datang dalam keadaan mabuk. Si kakek mabuknya parah. Tidak dijelaskan ia ditahan atau tidak. Sedang kadar alkohol si nenek masih dalam kadar yang diizinkan sehingga bayinya diserahkan kepadanya. Meski begitu, polisi tidak sepenuhnya percaya sehingga polisi mengawal si nenek pulang dengan bayi sampai rumah. Setelah tiba dirumah, dihadapan polisi pengawal tiba-tiba si bayi berseru dengan bau alkohol dimulutnya….”WHUUEENNAAKK GIILLAAKK!!!”
Polisi : “Gubrakkkk!!!”
Misteri 666 Sifat Suami
sebelum Bobo:
6 minggu: selamat bobo sayang,mimpi indah ya, muach
6 bulan: tolong matiin lampunya, silau nih.
6 tahun : Kesana-an dong kamu tidur dempet2an kayak mikrolet gini sih?!
Pakai Toilet:
6 minggu: ngga apa-apa, kamu duluan deh, aku ngga buru2 koq
6 bulan: masih lama ngga nih?
6 tahun: brug! brug! brug! (suara pintu digedor), kalo mau bertapa di gunung kawi sono
Balesin SMS:
6 minggu: iya sayang, bentar lagi nyampe rumah koq, aku beli martabak kesukaanmu dulu ya
6 bulan: mct bgt di jln nih
6 tahun: ok. Cerewet
Bercumbu:
6 minggu: I love U, I love U, I love U.
6 bulan: Of course I love U.
6 tahun : Ya iyalah!! kalau aku tidak cinta kamu, ngapain nikah sama kamu??
Pulang Kerja:
6 minggu: Honey, aku pulang.
6 bulan : I’m BACK
6 tahun : ?:si mbok masak apa hari ini??
Hadiah (ulang tahun):
6 minggu : Sayangku, kuharap kau menyukai cincin yang kubeli
6 bulan :Aku membeli lukisan, nampaknya cocok dengan suasana ruang tengah
6 tahun :Nih duitnya, loe beli sendiri deh yang loe mau, cukup ga cukup di cukupin dunk…
Masakan:
6 minggu: Wah, tak kusangka rasa makanan ini begitu lezaattt…! !!
6 bulan: Kita makan apa malam ini??
6 tahun: HAH? MAKANAN INI LAGI?
Memaafkan:
6 minggu: Udah gak apa-apa sayang, nanti kita beli lagi ya
6 bulan: Hati-hati! Nanti jatuh tuh.
6 tahun: KAMU GAK NGERTI2 YA DAH BERIBU2 KALI AKU BILANGIN
Baju baru:
6 minggu: Duhai kasihku, kamu seperti bidadari dengan pakaian itu
6 bulan: Lho, kamu beli baju baru lagi?
6 tahun: BELI BAJU ITU HABIS BERAPA??
Rencana liburan:
6 minggu: Gimana kalau kita jalan-jalan ke tempat yg kamu mau honey?
6 bulan: Ke Surabaya naik bis aja ya gak usah pakai pesawat
6 tahun: JALAN-JALAN? DIRUMAH AJA KENAPA SEH? NGABISIN UANG AJA
Dijalan :
6 minggu: aduh jatuh ya yang? Hati yang
6 bulan: hati2 nanti luka
6 tahun: DIMANA SIH MATA LO!
Di cafe:
6 minggu: suapin dong yang
6 bulan: bagi sesuap dong
6 tahun: GAK PUNYA TANGAN APA MINTA DISUAPIN
6 minggu: selamat bobo sayang,mimpi indah ya, muach
6 bulan: tolong matiin lampunya, silau nih.
6 tahun : Kesana-an dong kamu tidur dempet2an kayak mikrolet gini sih?!
Pakai Toilet:
6 minggu: ngga apa-apa, kamu duluan deh, aku ngga buru2 koq
6 bulan: masih lama ngga nih?
6 tahun: brug! brug! brug! (suara pintu digedor), kalo mau bertapa di gunung kawi sono
Balesin SMS:
6 minggu: iya sayang, bentar lagi nyampe rumah koq, aku beli martabak kesukaanmu dulu ya
6 bulan: mct bgt di jln nih
6 tahun: ok. Cerewet
Bercumbu:
6 minggu: I love U, I love U, I love U.
6 bulan: Of course I love U.
6 tahun : Ya iyalah!! kalau aku tidak cinta kamu, ngapain nikah sama kamu??
Pulang Kerja:
6 minggu: Honey, aku pulang.
6 bulan : I’m BACK
6 tahun : ?:si mbok masak apa hari ini??
Hadiah (ulang tahun):
6 minggu : Sayangku, kuharap kau menyukai cincin yang kubeli
6 bulan :Aku membeli lukisan, nampaknya cocok dengan suasana ruang tengah
6 tahun :Nih duitnya, loe beli sendiri deh yang loe mau, cukup ga cukup di cukupin dunk…
Masakan:
6 minggu: Wah, tak kusangka rasa makanan ini begitu lezaattt…! !!
6 bulan: Kita makan apa malam ini??
6 tahun: HAH? MAKANAN INI LAGI?
Memaafkan:
6 minggu: Udah gak apa-apa sayang, nanti kita beli lagi ya
6 bulan: Hati-hati! Nanti jatuh tuh.
6 tahun: KAMU GAK NGERTI2 YA DAH BERIBU2 KALI AKU BILANGIN
Baju baru:
6 minggu: Duhai kasihku, kamu seperti bidadari dengan pakaian itu
6 bulan: Lho, kamu beli baju baru lagi?
6 tahun: BELI BAJU ITU HABIS BERAPA??
Rencana liburan:
6 minggu: Gimana kalau kita jalan-jalan ke tempat yg kamu mau honey?
6 bulan: Ke Surabaya naik bis aja ya gak usah pakai pesawat
6 tahun: JALAN-JALAN? DIRUMAH AJA KENAPA SEH? NGABISIN UANG AJA
Dijalan :
6 minggu: aduh jatuh ya yang? Hati yang
6 bulan: hati2 nanti luka
6 tahun: DIMANA SIH MATA LO!
Di cafe:
6 minggu: suapin dong yang
6 bulan: bagi sesuap dong
6 tahun: GAK PUNYA TANGAN APA MINTA DISUAPIN
Kalau Ada Jongos Model Begini Enaknya Di Apain...???
Kalau Ada Jongos Model Begini Enaknya Di Apain...???
Seorang pria (T) berkunjung ke rumah kawannya yang kaya raya. Sembari menunggu sang tuan rumah, sang pembantu (P) menawarinya minum.
P : “Tuan mau minum apa, teh, kopi, susu atau soda?”
T : “Teh saja.”
P : “Teh hijau, teh madu, teh ceylon, teh celup atau teh seduh?”
T : “Teh ceylon.”
P : “Yang hitam atau bening?”
T : “Bening.”
P : “Dengan susu, krim atau madu?”
T : “Dengan susu.”
P : “Susu sapi, susu unta atau susu kuda?”
T : “Susu sapi saja.”
P : “Sapi dari Freezeland atau Afrika?”
T : “Hmm yang pertama saja.”
P : “Dengan gula atau tanpa gula?”
T : “dengan gula.”
P : “Gula pasir atau gula batu?”
T : “Gula pasir.”
P : “Gula tebu atau gula pemanis?”
T : “Arghhhhhhhhh, berikan aku air mineral saja.”
P : “Air mineral dingin atau biasa?”
T : “Yang dingin.”
P : “Yang tawar atau yang rasa buah?”
T : ” Sudahlah, aku tidak jadi minum deh.”
Seorang pria (T) berkunjung ke rumah kawannya yang kaya raya. Sembari menunggu sang tuan rumah, sang pembantu (P) menawarinya minum.
P : “Tuan mau minum apa, teh, kopi, susu atau soda?”
T : “Teh saja.”
P : “Teh hijau, teh madu, teh ceylon, teh celup atau teh seduh?”
T : “Teh ceylon.”
P : “Yang hitam atau bening?”
T : “Bening.”
P : “Dengan susu, krim atau madu?”
T : “Dengan susu.”
P : “Susu sapi, susu unta atau susu kuda?”
T : “Susu sapi saja.”
P : “Sapi dari Freezeland atau Afrika?”
T : “Hmm yang pertama saja.”
P : “Dengan gula atau tanpa gula?”
T : “dengan gula.”
P : “Gula pasir atau gula batu?”
T : “Gula pasir.”
P : “Gula tebu atau gula pemanis?”
T : “Arghhhhhhhhh, berikan aku air mineral saja.”
P : “Air mineral dingin atau biasa?”
T : “Yang dingin.”
P : “Yang tawar atau yang rasa buah?”
T : ” Sudahlah, aku tidak jadi minum deh.”
Bu Riska Meriksa PR Bahasa Inggrisnya Si Sulung
Bu Riska Meriksa PR Bahasa Inggrisnya si Sulung
Anak SD jaman sekarang keren banget, pelajaran Bahasa Inggris udah dipelajarin sebelum mereka duduk di bangku SMP, niatnya sih mungkin baek, agar dari awal murid-murid SD itu sudah gak kaget lagi nerima pelajaran Bahasa Asing paling populer itu. Nahhhh...sekarang giliran emaknya si Dito yang dibikin pusing sama PR tejemahan Bahasa Inggris anaknya. Soalnya kayak gini nih.... :
Wall paper = gubuk berdinding kardus
- Room boy = Anak Rumahan
- Office boy = ANAK KANTORAN !!!
- Hand out = tangan keluar
- French Fries = Orang PERANCIS yang sedang berjemur
- Barber shop = toko peralatan angkat berat
- Black list = Buronon Afrika
- Brotherhood = Saudaranya Robin Hood
- Buloggate = penjaga gerbang kantor Bulog
- Marketer = orang pasar…..
- Outgoing personality = biang gosip, mulut cablak, ember bocor..
- Outlook express = Curi-curi pandang
- Rush hour = Jam yang kecepatan
- Search and Rescue = Siapa cepat dia dapat.
- Self service = egois
- In house training = olahraga didalam rumah, biasanya karena diluar hujan..
- Umbrella Organisation = pabrik payung
- Walk out = Cari angin
- Wall Street = Jalan Buntu
- Word processing = tel-mi
- Yellow pages = kertas pembungkus belanjaan tukang sayur
- Walk in Interview = Wawancara di jalan
- Undercover police = Polisi tidur
- Golden Shake hand = mas kawin
- General manager = Ajudan Jenderal, biasanya berpangkat kopral
- Parent Company = Perusahaan bokap gue
- Background = halaman belakang rumah
- Lip Service = Perawatan bibir
- Understanding = Yang bawah udah berdiri
- Natural gas = Kentut
- Government bonds = Sanak familynya James Bond yang kerja di BUMN
- Teleconversation = Pembicaraan yang bertele-tele
- 4 wheel drive = Kendaraan beroda Empat
- Brain Storm = Geger Otak
- Duty Free = Pengangguran
- Marketing Management = PD Pasar Jaya
- Water Proof = Pawang hujan
Anak SD jaman sekarang keren banget, pelajaran Bahasa Inggris udah dipelajarin sebelum mereka duduk di bangku SMP, niatnya sih mungkin baek, agar dari awal murid-murid SD itu sudah gak kaget lagi nerima pelajaran Bahasa Asing paling populer itu. Nahhhh...sekarang giliran emaknya si Dito yang dibikin pusing sama PR tejemahan Bahasa Inggris anaknya. Soalnya kayak gini nih.... :
Wall paper = gubuk berdinding kardus
- Room boy = Anak Rumahan
- Office boy = ANAK KANTORAN !!!
- Hand out = tangan keluar
- French Fries = Orang PERANCIS yang sedang berjemur
- Barber shop = toko peralatan angkat berat
- Black list = Buronon Afrika
- Brotherhood = Saudaranya Robin Hood
- Buloggate = penjaga gerbang kantor Bulog
- Marketer = orang pasar…..
- Outgoing personality = biang gosip, mulut cablak, ember bocor..
- Outlook express = Curi-curi pandang
- Rush hour = Jam yang kecepatan
- Search and Rescue = Siapa cepat dia dapat.
- Self service = egois
- In house training = olahraga didalam rumah, biasanya karena diluar hujan..
- Umbrella Organisation = pabrik payung
- Walk out = Cari angin
- Wall Street = Jalan Buntu
- Word processing = tel-mi
- Yellow pages = kertas pembungkus belanjaan tukang sayur
- Walk in Interview = Wawancara di jalan
- Undercover police = Polisi tidur
- Golden Shake hand = mas kawin
- General manager = Ajudan Jenderal, biasanya berpangkat kopral
- Parent Company = Perusahaan bokap gue
- Background = halaman belakang rumah
- Lip Service = Perawatan bibir
- Understanding = Yang bawah udah berdiri
- Natural gas = Kentut
- Government bonds = Sanak familynya James Bond yang kerja di BUMN
- Teleconversation = Pembicaraan yang bertele-tele
- 4 wheel drive = Kendaraan beroda Empat
- Brain Storm = Geger Otak
- Duty Free = Pengangguran
- Marketing Management = PD Pasar Jaya
- Water Proof = Pawang hujan
Jeritan Hati Kaum Lelaki.
Jeritan Hati Kaum Lelaki
Kadang yang ada di benak kalian (kaum wanita) kami ini selalu dipandang kuat, bila selalu ada disamping kalian, tahukah...??? sesungguhnya kami pun bisa menderita lantaran harus menebak kemauan kalian. Inilah jeritan hati kami :
1. Tidak Semua cowok seperti Dedy Cobuzer.
Jadi jangan harap kami bisa membaca isi pikiranmu disaat kamu manyun tanpa suara. Apa susahnya sih bilang : "Aku Laper, Aku minta dibeliin pakaian, Tolong Rayu Aku...!!"
2. Hari Minggu itu waktunya istirahat setelah 6 hari bekerja, jadi jangan harap kami mau menemani seharian jalan2 ke mall.
3. Berbelanja BUKAN olahraga. Dan kami gak akan berpikir ke arah situ.
Bagi kami belanja ya belanja, kalau sudah pas ya beli saja, perbedaan harga toko A dan B
cuma 1,000 perak jadi nggak usah keliling kota untuk cari yang paling murah, buang2 bensin aja.
4. Menangis merupakan suatu pemerasan.
Lebih baik kami mendengar suara petir, guntur , bom meledak daripada suara tangisanmu yang membuat kami tidak bisa berbuat apa2.
5. Tanya apa yang kamu mau. Cobalah untuk sepaham tentang hal ini.
Sindiran halus tidak akan dimengerti.
Sindiran kasar tak akan dimengerti
Terang2an menyindir juga kita gak ngerti!
Ngomong langsung kenapa!?
6. Ya dan Tidak adalah jawaban yang paling dapat diterima hampir semua pertanyaan. It's
Simple.!!
7. Cerita ke kami kalo mau masalah kamu diselesaikan. Karena itu yang kami lakukan. Pengen dapet simpati doang sih, cerita aja ke temen2 cewekmu.
8. Sakit kepala selama 17 bulan adalah penyakit. Pergi ke dokter sana !
9. Semua yang kami katakan 6 bulan lalu gak bisa dipertimbangkan dalam suatu argumen. Sebenernya, semua
komentar jadi gak berlaku dan batal setelah 7 hari.
Janji kami untuk menyebrangi lautan dan mendaki gunung itu hanyalah klise, jangan dianggap serius.
10. Kalo kamu gak mau pake baju kayak model2 pakaian dalam, jangan harap kita seperti artis sinetron dong.
11. Kalo kamu pikir kamu gendut, mungkin aja. Jangan tanya kami dong.
Cermin lebih jujur daripada Lelaki.
12. Kamu boleh meminta kami untuk melakukan sesuatu atau menyuruh kami menyelesaikannya dengan cara kamu. Tapi jangan dua2nya dong. Kalo kamu pikir bisa
melakukannya lebih baik, kerjain aja sendiri.
13. Kalau bisa, ngomongin apa yang harus kamu omongin pas iklan aja.
Ingat, jangan sekali2 ngomong apalagi pas saat tendangan finalty.
14. Kami bukan anak kecil lagi, jadi tak perlu mengingatkan jangan lupa makan,
selamat tidur, dll.
Menurut kami itu hanyalah pemborosan pulsa saja.
15. Kalo gatel kan bisa digaruk sendiri. Kami juga kok.
16. Kalo kami nanya ada apa dan kamu jawab gak ada apa2, kami akan berpikir memang gak ada apa2. Ingat, seperti no.1 kami bukanlah pembaca
pikiran. Ngomong baby...ngomong. ...!!
17. Kalo kita berdua harus pergi ke suatu tempat, pakaian apapun yang kamu pakai, pantes aja kok. Bener. Jadi tidak ada alasan gak mau pergi ke pesta karena
tidak ada baju.
18. Jangan tanya apa yang kami pikir tentang sesuatu kecuali kamu memang mau diskusi
tentang bola, game, billyard, memancing atau mungkin juga ttg teknik
mereparasi mobil.
19. Kami malas berdebat secara hati dan perasaan, ingat!! kami hanya pakai logika.
20. Terima kasih sudah mau baca ini. Iya, aku akan
tidur di sofa nanti malam.
Kadang yang ada di benak kalian (kaum wanita) kami ini selalu dipandang kuat, bila selalu ada disamping kalian, tahukah...??? sesungguhnya kami pun bisa menderita lantaran harus menebak kemauan kalian. Inilah jeritan hati kami :
1. Tidak Semua cowok seperti Dedy Cobuzer.
Jadi jangan harap kami bisa membaca isi pikiranmu disaat kamu manyun tanpa suara. Apa susahnya sih bilang : "Aku Laper, Aku minta dibeliin pakaian, Tolong Rayu Aku...!!"
2. Hari Minggu itu waktunya istirahat setelah 6 hari bekerja, jadi jangan harap kami mau menemani seharian jalan2 ke mall.
3. Berbelanja BUKAN olahraga. Dan kami gak akan berpikir ke arah situ.
Bagi kami belanja ya belanja, kalau sudah pas ya beli saja, perbedaan harga toko A dan B
cuma 1,000 perak jadi nggak usah keliling kota untuk cari yang paling murah, buang2 bensin aja.
4. Menangis merupakan suatu pemerasan.
Lebih baik kami mendengar suara petir, guntur , bom meledak daripada suara tangisanmu yang membuat kami tidak bisa berbuat apa2.
5. Tanya apa yang kamu mau. Cobalah untuk sepaham tentang hal ini.
Sindiran halus tidak akan dimengerti.
Sindiran kasar tak akan dimengerti
Terang2an menyindir juga kita gak ngerti!
Ngomong langsung kenapa!?
6. Ya dan Tidak adalah jawaban yang paling dapat diterima hampir semua pertanyaan. It's
Simple.!!
7. Cerita ke kami kalo mau masalah kamu diselesaikan. Karena itu yang kami lakukan. Pengen dapet simpati doang sih, cerita aja ke temen2 cewekmu.
8. Sakit kepala selama 17 bulan adalah penyakit. Pergi ke dokter sana !
9. Semua yang kami katakan 6 bulan lalu gak bisa dipertimbangkan dalam suatu argumen. Sebenernya, semua
komentar jadi gak berlaku dan batal setelah 7 hari.
Janji kami untuk menyebrangi lautan dan mendaki gunung itu hanyalah klise, jangan dianggap serius.
10. Kalo kamu gak mau pake baju kayak model2 pakaian dalam, jangan harap kita seperti artis sinetron dong.
11. Kalo kamu pikir kamu gendut, mungkin aja. Jangan tanya kami dong.
Cermin lebih jujur daripada Lelaki.
12. Kamu boleh meminta kami untuk melakukan sesuatu atau menyuruh kami menyelesaikannya dengan cara kamu. Tapi jangan dua2nya dong. Kalo kamu pikir bisa
melakukannya lebih baik, kerjain aja sendiri.
13. Kalau bisa, ngomongin apa yang harus kamu omongin pas iklan aja.
Ingat, jangan sekali2 ngomong apalagi pas saat tendangan finalty.
14. Kami bukan anak kecil lagi, jadi tak perlu mengingatkan jangan lupa makan,
selamat tidur, dll.
Menurut kami itu hanyalah pemborosan pulsa saja.
15. Kalo gatel kan bisa digaruk sendiri. Kami juga kok.
16. Kalo kami nanya ada apa dan kamu jawab gak ada apa2, kami akan berpikir memang gak ada apa2. Ingat, seperti no.1 kami bukanlah pembaca
pikiran. Ngomong baby...ngomong. ...!!
17. Kalo kita berdua harus pergi ke suatu tempat, pakaian apapun yang kamu pakai, pantes aja kok. Bener. Jadi tidak ada alasan gak mau pergi ke pesta karena
tidak ada baju.
18. Jangan tanya apa yang kami pikir tentang sesuatu kecuali kamu memang mau diskusi
tentang bola, game, billyard, memancing atau mungkin juga ttg teknik
mereparasi mobil.
19. Kami malas berdebat secara hati dan perasaan, ingat!! kami hanya pakai logika.
20. Terima kasih sudah mau baca ini. Iya, aku akan
tidur di sofa nanti malam.
Langganan:
Postingan (Atom)